Menu

Sabtu, 28 Agustus 2010

HARI INI

hidup adalah hari ini..
bukan kemarin..
apa yang terjadi kemarin..
anggaplah semilir angin padang pasir yang datang sejukkan jiwa yang tandus
yang akan menjadi semangat yang membimbing kita untuk melangkah..
jangan lupakan kemarin,
tapi kenanglah layaknya kau mengenang pertemuan kita
pertemuan yang entah dimana ujungnya..

jangan pernah sesali apa yang terjadi..
yang terjadi biarkan terjadi
tetaplah berpikir dinamis..

jangan selalu memasang kesuraman di setiap sudut hati
yang begitu sesungguhnya tak perlu jika kau berpikir logis

tak ada orang yang tak pernah jatuh..
sesungguhnya orang yang hebat adalah orang yang bangkit saat cacian menghujamnya
buktikan bahwa kita mampu

hidup adalah hari ini
bukan besok atau lusa...
jangan selalu merisaukan apa yang terjadi

hidup ini adalah proses panjang untuk tahu dan mengenali diri,
memahami bahwa dalam kehidupan kita harus memilih
antara 'ya' dan 'tidak'
pilihan yang tepat akan memunculkan masa depan sesuai dengan harapan..
jadi belajar dan trus belajar untuk memahami mana yang seharusnya kita pilih

namun..
kapan kita menentukan ya atau tidak??
bukan kemarin atau besok
tapi HARI INI

untuk apa kita takut pada esok yang belum datang

esok pasti akan datang,
tapi tak perlu ditakuti
hadapi dengan keberanian

lalu bagaimana mengumpulkan keberanian?
mengumpulkan keberanian berarti kita harus percaya diri, percaya bahwa kita benar
untuk percaya kita tak boleh ragu

kuncinya
LAKUKAN YANG TERBAIK HARI INI! SEKARANG JUGA!

maka kita tak kan ragu
kita akan percaya dan memegang teguh kepercayaan itu
maka kita akan berani
maka kita tak akan takut hadapi hari esok
maka kita tak perlu risaukan masa depan kita

buanglah angan angan yang akan menghancurkan hidupmu
kenanglah segala kebaikan yang ada
jadikan semangat untuk hari ini
agar kau bisa memilih ya atau tidak

jangan hanya berdiam diri dalam kegelapan..
jangan cuma merengek berharap uluran tangan orang lain
itu tak ubahnya kau tak menghargai kasihNya

Jika kau ingin merengek, ketakutan, sendiri, hampa
coba kau rasakan darah yang mengalir di tubuhmu
coba kau sadari siapa yang memberimu air mata
coba kau sadari mengapa kau sendiri, ketakutan, hampa, merengek, menangis

KARENA KAU TAK PERCAYA PADA DIA YANG SELALU PERCAYA PADAMU
KARENA KAU TAK MENGHARGAI CINTA KASIHNYA

berubahlah..
jika kau MENGHARGAI CINTA KASIHNYA
coba kau tersenyum..
bukan hanya kau sembuhkan duka orang yang menyayangimu bahkan menyakitimu
tapi coba kau saksikan
Tuhan, Yang mencintaimu.. tersenyum melihatmu tersenyum

source: http://www.facebook.com/note.php?note_id=283884609956
(MY FB)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar