Ini adalah kisah tentang aku yang terinspirasi dari air mancur. Ada dua buah air mancur dengan bentuk dan model yang sama menghiasi halaman depan dan taman rumahku. Hal yang unik dari air mancur ini adalah adanya bola batu yang berputar di puncak air mancur itu. Air yang disalurkan memiliki tekanan yang tidak beda jauh, namun kecepatan putaran bola tersebut berbeda, mungkin komposisi bola tersebut yang berbeda.
Air mancur yang berada di depan rumahku mempunyai bola yang putarannya sangat cepat. Sedangkan air mancur yang berada di taman mempunyai bola yang putarannya lebih lambat.
Aku lebih suka melihat air mancur yang berada di depan rumahku, bahkan sangat suka karena bola yang putarannya cepat. Itulah mengapa aku bersedih saat bola batu dari air mancur itu berhenti berputar. Sementara air mancur yang berada di taman masih sama.
Saat itulah aku temukan suatu pelajaran hidup yang unik, mungkin aku akan dianggap konyol dan keanak-anakan dengan pikiranku ini. Tapi melihat putaran bola it, aku berpikir jika sesuatu dipekerjakan melebihi kapasitasnya maka dia takkan bertahan lama kecuali dia segera menyesuaikan keadaan. Sama halnya dengan manusia, seseorang yang selalu berpikir keras bahkan melebihi kapasitasnya dalam menyelesaikan persoalan suatu saat akan diam dan tak dapat menahan laju perubahan yang semakin membuatnya terpuruk, jika ia tidak menyesuaikan dirinya dimana dia harus berpikir keras atau cukup dengan santai dan sederhana.
Berbeda halnya dengan bola pada air mancur taman yang gerakannya lebih lambat namun tetap indah. Gerakannya seolah harmonis dengan kehidupan manusia, seimbang dan menyesuaikan lingkungan dengan baik. Beginilah kehidupan manusia seharusnya, seimbang. Seimbang antara pikiran, ucapan dan perbuatan. Menyesuaikan dimana harus melakukan sesuatu dengan serius dan santai karena terkadang pikiran sederhana dapat membawa kita menuju kehidupan yang lebih baik daripada berpikir rumit. Itulah inspirasi sederhana yang mungkin akan kalian tertawakan tapi aku telah lebih dulu menertawakan diriku sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar