Menu

Rabu, 22 September 2010

Untitled

Akhirnya terpendam jua kabut yang halangi cahaya hati..
Hatiku bersinar terlalu terang,
Ku tahu ku kan segera hancur karna sinarku yang terlalu
Namun biar aku terangi jagat hidupku
Sebelum musnah segala rasa
--------------------------------------------------------
Bila jalan ini sakitimu,
Tak kan mungkin ku kan bertahan tuk diam disini
Aku manusia juga punya perasaan
Bilakah kau tau aku tersakiti dalam dukamu
Bukan karna persaan lain
Semata karna aku jebak kau dalam dukamu itu
Maaf
-------------------------------------------------------
Setiap detik yang ku rasakan seperti membawa anganku hanyut
Dan aku tak mau semua pergi membawa duka tak berkesudahan
Harus ku daki gunung harapan agar lebur segala rasa dalam puncak keabadian
---------------------------------------------------------------------------
Ku puja Kau dalam renung malamku
Ku pejamkan mata dan hati tak pernah tidur
Kau yang ada dalam anganku
Ku puja Kau dalam debar nafas ucap namaMu
Yang Agung nan kudus

Kasihku..
Ku puja Kau penuh kasih rindu suci..
Maka senyawakan aku dalam asmaMu
----------------------------------------
Biar seluruh sukmaku layu terbakar abu
Dinding ini telah luruh terarus bisikmu
Arus noda pelengah jiwa
Tergores luka mengaga dalam bisu kata
---------------------------------------

Denting jantung menyatu dalam rasa malam..
kehangatan bulan yang sirna terbawa kisahmu..
jangan biarkan bintang beku dalam diam..
jangan terdiam dalam sunyi yang sudah sepi..
aku rindu desah nadamu..
aku rindu hangat katamu
yang teduhkan mata hatiku,
yang hanyutkan sepiku..

(curhat.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar